Senin, 24 September 2012

CARA MENGHUBUNGKAN 2 COMPUTER menggunakan HUB



1.Cara Menghubungkan 2 COMPUTER menggunakan HUB




Hub / Switch / Router


     Merupakan alat yang digunakan untuk membagi koneksi internet dari PC server ke PC Client. Pemilihan antara hub / swtich / router ditentukan oleh kemampuan koneksi yang  ingin dihasilkan, dan tentu saja disesuaikan dengan dana yang tersedia. 
     Untuk menghubungkan dua buah komputer atau menghubungkan dua buah HUB/switch dengan kabel UTP, dapat menggunakan kabel crossover. Jika akan menghubungkan komputer ke HUB/switch, gunakan kabel straight. 
Kabel Straight
     Kabel straight adalah istilah untuk kabel yang menggunakan standar yang sama pada kedua ujung kabel nya, bisa EIA/TIA 568A atau EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabel. Sederhananya, urutan warna pada kedua ujung kabel sama. Pada kabel straight, pin 1 di salah satu ujung kabel terhubung ke pin 1 pada ujung lainnya, pin 2 terhubung ke pin 2 di ujung lainnya, dan seterusnya. Jadi, ketika PC mengirim data pada pin 1 dan 2 lewat kabel straight ke switch, switch menerima data pada pin 1 dan 2, karena pin 1 dan 2 pada switch tidak akan digunakan untuk mengirim data sebagaimana halnya pin 1 dan 2 pada PC, maka switch
menggunakan pin 3 dan 6 untuk mengirim data ke PC, karena PC menerima data pada pin 3 dan 6.
picture5
Lebih detailnya, lihat gambar berikut :
picture3
Penggunaan kabel straight :
menghubungkan komputer ke port biasa di switch.
menghubungkan komputer ke port LAN modem cable/DSL.
menghubungkan port WAN router ke port LAN modem cable/DSL.
menghubungkan port LAN router ke port uplink di switch.
menghubungkan 2 HUB/switch dengan salah satu HUB/switch menggunakan port uplink dan yang lainnya menggunakan port biasa


Jaringan Hub

·         Istilah "hub" mengacu pada perangkat jaringan yang menyediakan titik koneksi pusat untuk komputer dan perangkat jaringan lainnya. Hub berbeda dari switch dalam bahwa mereka pasif, sedangkan switch berperan aktif dalam menggerakkan paket di seluruh jaringan. Hub lebih murah daripada switch dan lebih mudah untuk menginstal.

Hub, Server dan Klien

·         Hub dapat mendukung kedua berbasis server dan peer-to-peer jaringan. Server adalah sebuah komputer yang menyediakan layanan ke komputer lain di jaringan, dan jaringan berbasis server tidak memerlukan switch lebih canggih. Dalam sebuah jaringan peer-to-peer komputer manapun dapat menjadi server dan klien, karena sumber daya biasanya dibagi di seluruh jaringan. Seperti hub pada umumnya, peer-to-peer jaringan harus dibatasi sampai sepuluh atau lebih sedikit perangkat. Hal ini membuat hub cocok untuk jaringan P2P.
·         Sekarang saya akan membahas/memposting mengenai jaringan, setelah sebelumnya saya membahas mengenai sejarah perkembangan computer, mouse, dan keyboard qwerty. Saya memposting ini karena  alasan tugas kuliah. Selain itu, semoga artikel saya ini bisa bermanfaat buat semua orang, terutama yang membutuhkannya.
·         Langsung saja, sebelum menghubungkan 2 komputer dengan menggunakan kabel UTP. Untuk itu yang perlu Anda persiapkan adalah kabel UTP dan Jack RJ-45 yang sudah terpasang serta Network card pada masing-masing komputer. Biasanya komputer sekarang sudah dilengkapi dengan Lan Card pada motherboard komputer tersebut. Jika tidak ada Anda bisa membelinya di toko komputer bersama dengan kabel UTP dan Jack RJ-45.
·         Menghubungkan 2 komputer memerlukan sebuah hub atau switch, untuk membuat jaringan 2 komputer maka konfigurasi kabel yang digunakan adalah kabel Straight (Urutan Warna Kabel Straight UTP adalah orangeputih-orange-hijauputih-biru-biruputih-hijau-coklatputih-coklat). Selain itu jika menghubungkan 2 komputer, tidak memerlukan sebuah hub atau switch, maka konfigurasi kabelnya yang sedikit berbeda yaitu dengan konfigurasi kebal yang digunakan adalah kabel Cross.
·         Beriikut langkah-langkah menghubungkan 2 komputer dengan kabel UTP melalui sebuah hub :
·         1.      Colokkan kabel UTP yang sudah dikonfigurasi dengan kabel straight ke port LAN card komputer pertama Anda.
·         2.      Jika Anda menggunakan Windows XP,buka Control Panel »» Network and Internet Connections »» Network Connections.
·         3.      Jika Menngunakan Windows 7 atau Vista, buka Control Panel. Pada icon Network and Internet, klik tulisan View Networks Status and Task.
·         4.      Selanjutnya akan muncul jendela Networks and Sharing Center. Pada sisi sebelah kiri jendela ini, klik tulisan Change Adapter Settin
·         5.      Klik kanan pada Networkd Card Anda dan pilih properties.
·         6.      Pada jendela Local Area Connection Properties, pilih Internet Protocol (TCP/IP) pada Windows XP atau Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) pada Windows 7 dan Vista. Kemudian klik tombol properties.
·         7.      Pada jendela properties yang muncul, pilih opsi Use the followinf IP Address dan isikan dengan 192.168.0.1 pada IP Adrees, 255.255.255.0 pada Subnetmask. Input yang tersisa bisa Anda kosongkan.
·         8.      Klik OK untuk menyimpan setting dan klik tombol OK juga pada Local Area Connection Properties
·         Selanjutnya agar kedua komputer tersebut bisa berhubungan, maka Workgroup dari komputer-komputer tersebut haruslah sama. Untuk itu, berikanlah nama Workgroup yang sama pada kedua komputer tersebut. Caranya sebagai berikut:
·         1.      Untuk pengguna Windows XP, bukalah system Properties dengan mengklik kanan icon My Computer dan pilih properties. Anda juga menekan tombol kombinasi keyboard Win + Break.
·         2.      Bagi Anda pengguna windows 7, caranya sedikit sama yaitu buka system properties dengan cara seperti pada windows XP. Pada jendela yang muncul klik tulisan Change Setting pada bagian Computer name, domain, and workgroup setting.

·         3.      Pada jendela System Properties, baik Windows XP, Vista ataupun Windows 7, klik tombol Change
·         4.      Di jendela berikutnya berikan nama untuk komputer 1 dengan nama yang diinginkan. Misalkan DK-1. Dan berikan nama dari workgroup Anda. Contonya Dunia Komputer.
·         5.      Klik OK dan klik OK juga pada jendela System Properties.
·         Agar perubahan yang baru Anda lakukan berpengaruh pada system maka diperlukan proses restart. Untuk itu retart komputer Anda. Lakukanlah langkah-langkah yang sama dengan diatas untuk melakukan konfigurasi Network Card dan merubah nama komputer serta workgroup pada komputer kedua. Namun, bedanya pada komputer 2, IP address yang diberikan adalah 192.168.0.2. Subnetmask sama yaitu 255.255.255.0. Sedangkan Nama komputer harus berbeda. Misalkan berikan nama DK-2. Namun, workgroup haruslah sama.
·         Untuk mengetahui apakah kedua komputer tersebut sudah terhubung lakukanlanh ping dari komputer 1 ke komputer 2 atau sebaliknya. Caranya sebagia berikut:
·         1.      Buka Command Prompt dengan menekan tombol keyboard Win + R.
·         2.      Pada CMD ketik perintah “ping IP Address”. Ip Addrees diisi dengan IP komputer yang ingin di ping. Jika Anda melakukan ping dari komputer 1, maka IP address diisi dengan IP komputer 2. Begitu juga sebaliknya. Contoh perintah ping dari komputer 1 ke komputer 2:
·         ping 192.168.0.2
·         3.      Jika koneksi antar kedua komputer tersebut berhasil maka hasilnya akan seperti ini:
·         Pinging 192.168.0.2 with 32 bytes of data:
·         Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
·         Ping statistics for 192.168.0.2:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms
·         4.      Jika hasilnya seperti ini:
·         Pinging 192.168.0.2 with 32 bytes of data:
·         Request time out
Request time out
Request time out
Request time out
·         Ping statistics for 192.168.0.2:
Packets: Sent = 4, Received = 0, Lost = 4 (100% loss)
·         Berarti kedua komputer tersebut belum terkoneksi. Cobalah memeriksa apakah kabel sudah terhubung dengan benar atau mungkin saja ada kabel yang putus.
·         Jika semuanya sudah berhasil dan hasil ping sudah bagus, ini artinya Anda berhasil mengubungkan 2 komputer tersebut.


http://noticeviku.files.wordpress.com/2012/05/cat5_network_cable.png

http://1.bp.blogspot.com/-sIzb_wUIk8Q/T6Vj67VaJZI/AAAAAAAAABg/U-_nbFjTIrQ/s1600/2.jpg


http://duniacaktuh.files.wordpress.com/2008/11/cross.jpg





2.Menghubungkan 2 Buah Hub/Switch
Editor: ridwan@bsmsite.com, Tips dan Trik, dibaca: 3407 kali
dipublikasikan: 08 August 2011 12:47:50 Wita, 1 Tahun yang lalu

http://bsmsite.com/images_notes/thumbs/switch.jpeg
Menggabungkan 2 buah hub/switch biasanya dilakukan untuk sebuah jaringan yang berbeda tempat, misalnya lantai 1 ke lantai 2, atau dari kantor 1 ke kantor 2. Ini dilakukan untuk menghemat kabel dan agar instalasi terlihat lebih rapi. Biasanya digunakan tipe pengkabelan cross.

http://bsmsite.com/asset/images/images/hubbaner.png
Prinsip menggunakan cross adalah untuk perangkat yang dihubungkannya sejenis (pc 1 ke pc 2, switch 1 ke swicth 2, hub 1 ke hub 2 dll), sedangkan straight untuk perangkat yang beda jenis (pc ke swicth, pc ke modem, pc ke hub, modem ke switch), tidaklah masalah jika menggunakan switch yang berbeda merk kalau ingin dihubungkan.
Bahkan sekarang ini, jika Anda membeli switch dan di dus terdapat tulisan MDIX maka kita tidak perlu lagi mengkhawatirkan apakah harus menggunakan straight atau cross, sebab MDIX akan otomatis mendeteksinya dan mengonekannya sendiri. Jadi swicth 1 ke swicth 2 yg seharusnya menggunakan cross maka jika switch tersebut mendukung MDIX kita dapat menggunakan straight pasti tetap akan bisa konek.

Menghubungkan dua (banyak) komputer dengan wifi tanpa akses point

Posted by kusprayitna on June 10th, 2009

Wifi dirumah

Sekarang sudah banyak komputer khususnya notebook yang dilengkapi dengan WIFI. Yang dimaksud wifi yaitu jaringan berbasiskan radio (tanpa kabel / wireless).
http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/wifi_home.gif
Tidak ketinggalan handphone, pocket PC maupun game console dilengkapi juga dengan wifi dengan salah satu tujuannya mempermudah koneksi sesamanya.
Sebagai penghubung / hub / router biasanya disediakan sebuah “akses point”, dengan notebook bergabung dengan sebuah akses point maka notebook tersebut dapat malakukan komunikasi kesemua alat/station/host yang terhubung ke akses point, bahkan bisa terhubung ke internet juga jika akses point tersebut disambungkan ke internet.
Jika dikantor UII Rektorat, saya mendapatkan banyak sinyal akses point
http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/lan-wifi-kantor-uii-rektorat.jpg
Akan menjadi kendala apabila dilingkungan kita tidak ada akses point, sedangkan kita hendak melakukan komunikasi dua atau lebih komputer. Sebagai contoh kasus yaitu saya mempunyai tiga komputer notebook dirumah dengan fungsi sebagai berikut :
  1. Toshiba Portege P2000 Pentium 3 RAM512 MB Prosesor 750GHz
    Setiap hari (bahkan dapat dikatakan nyala terus terhubung internet dengan TELKOMFLASH unlimited)
    Ini berfungsi sebagai “mesin uang”, jadi tidak boleh mati
  2. NEC MobileCentrino Ram 1GB Prosesor lupa
    Sering nyala, sebagai komputer tempat belajar dan main game anak-anak
  3. PC Desktop Rakitan Ram 1 GB Prosesor 2.4 GHz
    PC Desktop, dipakai jika ada kerjaan yang menuntut kerja lebih. Karena sekarang sedang tidak ada proyek jadi sering matinya.
  4. Terkadang bawa komputer MACBOOK kantor
    Komputer kantor yang harus (menurut saya) dikator yang 2 minggu sekali pas hari libur dibawa pulang.
Semua komputer diatas memiliki kemampuan WIFI akan tetapi dirumah tidak ada akses point.
Agar komputer dirumah tersebut dapat melakukan hubungan menggunakan wifi tanpa akses point, maka yang dilakukan yaitu :

Menentukan komputer HUB / Perantara

Langkah pertama yaitu menentukan komputer dengan kemampuan wifi yang baik dan paling lama nyalanya. Power/daya out put wifi setiap komputer berbeda-beda, disini harus dimungkinkan komputer lainnya nantinya dapat terhubung ke komputer HUB tersebut. Sebagai komputer HUB tidak harus mempunyai kinerja yang tinggi karena kebutuhan untuk melakukan routing data tidak memakan resource banyak.
Untuk itu saya memilih Toshiba Portage P2000 saya. Ini dikarenakan komputer Toshiba bisa saya letakkan di lantai 2 ( di loteng maksudnya) dan komputer lain jaraknya tidak lebih dari 15 meter.

Setup Home Network

Sistem Operasi yang di pakai di Toshiba yaitu Windows XP.
Untuk melakukan setup awal diawali dengan membuka layar CONTROL PANEL + NETWORK CONNECTIONS
http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/control-panel-network-connections.jpg
Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa :
  1. Terinstal sebuah koneksi dial-up dengan modem HUAWEI 3G dengan provider Telkomflash
  2. LAN Card yang tidak terhubung jaringan
  3. WLAN Card yang sudah terhubung (Saya capturenya di kantor, sehingga sudah terhubung, jika di rumah yang tidak ada akses pointnya maka ini tidak terhubung).
Langkah berikutnya yaitu membuka akses wifi komputer agar dapat diakses dari komputer lain, yaitu dengan cara :
  1. Klik 2x ikon wifi di pojok kanan bawah, sehingga muncul layar memilih wifi yang akan di konek.
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/icon-wifi.jpg
  2. Klik di bagian kiri label “Setup wireless network for home or small office”
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/wifi-network-task.jpg
  3. Ikuti proses wizard setupnya
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/wifi-setup-home-1.jpg
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/wifi-setup-home-2.jpg
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/wifi-setup-home-3.jpg
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/wifi-setup-home-4.jpg
    WEP Key secara sederhana digambarkan sebagai password untuk terhubung ke jaringan.
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/wifi-setup-home-5.jpg
    Karena password yang dibuat sederhana dan dipakai sendiri, maka mudah di hafal sehingga untuk mendistribusikan password tidak perlu pakai FlashDisk.
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/wifi-setup-home-6.jpg
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/wifi-setup-home-7.jpg
    Setelah install selesai WIFI LAN Icon masih tetap disconnected, tetapi nama “kushome” yang dibuat sudah muncul dalam pailihan akses point wifi seperti gambar berikut ini.
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/wifi-setup-home-8.jpghttp://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/wifi-setup-home-9.jpg

Untuk bisa berfungsi maka komputer HUB  wifinya harus aktif, yaitu dengan cara komputer diri sendiri terhubung ke dirisendiri seperti layar diatas.
Diatas bertuliskan “Not Connected” karena saat ini tidak/belum ada komputer lain yang terhubung melalui wifi.
  1. Untuk membuat diri sendiri otomatis wifi aktif dan terhubung ke diri sendiri, maka dapat dilakukan langkah berikut :
    Aktifkan properti koneksi wifi dan buka halaman “Wireless Network” dan buat jika belum ada atau jika sudah ada klik property nya.
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/lan-wifi-peroprty.jpg
    Centang pada “Connect even if this is not broadcasting” seperti gambar dibawah ini.
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/lan-wifi-auto-connect.jpg

Setup Home Network support Internet akses

Langkah yang harus dilakukan yaitu :
  1. Pastikan dial-up “internet” sebagai default connection dial-up
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/dial-up-set-detalut.jpg
  2. Pastikan bahwa property dari koneksi dial-up internet otomatis melakukan redial jika koneksi internet terputus. Ini dengan tujuan agar koneksi internet tetap nyala terus.
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/dial-up-auto-redial.jpg
    lihat artikel membuat koneksi on-terus
  3. Lakukan sharing koneksi internet
    Dari halaman property koenksi dial-up, buka tabulasi advanced dan aktifkan “Internet Connection Sharing”.
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/dial-up-advance-sharing.jpg
    Centang pada “Allow other network …”
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/dial-up-advance-confirm.jpg
    Akan muncul layar konfirmasi dan klik OK saja. Kemudial pilih koneksi tujuannya, disini dipilih koneksi WIFI, yaitu dengan tujuan agar siapa saja yang terhubung di WIFI dengan komputer HUB ini dapat melakukan akses ke internet.
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/dial-up-advance-choose-lan.jpg
    Simpan
  4. Lakukan koneksi ke internet menggunakan dial-up “internet” dengan klik kanan pada icon dan pilih menu CONNECT.
  5. Alamat IP WIFI yang sekarang diubah ke default yaitu 192.168.0.1. Jika dikehendali lain, maka alamat ini bisa diubah
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/wifi-ip.jpg
Langkah instalasi komputer HUB selesai.

Setup komputer client di home nextwork dengan wifi

Langkah terakhir yaitu melakukan setup komputer client agar dapat terhubung ke wifi di komputer hub.
  1. Tentukan alamat IP WIFI komputer client.
    Dari wifi properti, ganti IP sesuai model pengalamatan wifi komputer HUB, misalnya 192.168.0.10 ; 192.168.0.11 dan seterusnya. Untuk alamat Gateway diisi alamat wifi komputer hub, yaitu 192.168.0.1 , dimana ini berarti/bermaksud jika mencari komputer tidak ada di jaringan lokal wifi, maka akan diteruskan pencariannya melalui komputer hub.
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/wifi-client-property.jpg
    Klik property
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/wifi-client-dhcp.jpg
    Isikan alamat IP dengan DHCP, tujuannya agar jika dipakai diluar rumah masih bisa connect ke wifi lain yang menggunakan DHCP. Tentukan alamat alternatif sesuai alamat komputer hub.
    http://kusprayitna.staff.uii.ac.id/files/2009/06/wifi-client-alternate.jpg
    Layar diatas menunjukkan komputer client diset dengan IP 192.168.0.13 dengan subnetmask kelas B (ini bebsas saja, sesuai model pengalamatan) dengan gateway 192.168.0.1 (sesuai alamat komputer hub), DNS server diisi alamat komputer hub (192.168.0.1) dan alamat DNS dari dial-upnya  (provider), karena saya hafalnya DNS kantor UII, saya ini alamat DNS UII 202.162.32.6
Untuk melihat alamat DNS dialup di komputer hub dapat dengan cara , dari command prompt ketikkan “ipconnfig /all”, maka disana dapat dilihat semua konfigurasi jaringan dial-up termasuk alamat DNS servernya.
  1. Aktifkan wifi dan pilih koneksi ke “kushome”
    Koneksi “kushome” adalah peer-to-peer ang artinya koneksi antar host langsung, bukan ke akses point. Secara default komputer akan mengenali ini.
    Saat inisialisasi koneksi akan ditanyakan password, maka masukkan password yang dibuat saat melakukan setup jaringan wifi diawal.
  2. Ujicoba dengan browsing
    Apabila dilakukan browsing gagal, misalnya brwosing ke http://www.uii.ac.id tidak bisa, silahkan coba browsing alamat IP langsung misalnya http://202.162.37.164. Apabila browing alamat IP bisa maka ini dimungkinkan karena alamat DNS servernya belum tepat agar mungkin sedang mati. Silahkan sesuaikan kembali lamat DNS servernya.

2 komentar:

  1. terima kasih tutorialnya silakan mampir lagi di moto gp . ac . id

    BalasHapus